PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP PRODUKSI RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum)

dody alfian, Zulkarnaini Zulkarnaini

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis pupuk yang terbaik bagi produksi rumput gajah (Pennisetum purpureum). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan 4 kelompok, adapun perlakuan tersebut adalah sebagai berikut : P0 (Tanpa pemupukan), P1 ( 300 kg Urea/ha  + 200 kg SP 36/ha + 200 kg KCL/ha,), P2 (300 kg Urea/ha + 100 kg SP 36/ha + 200 kg KCL/ha), P3 (300 kg Urea/ha  + 200 kg SP 36/ha + 100 kg KCL/ha) dan P4 (150 kg Urea/ha  + 200 kg SP 36/ha + 200 kg KCL/ha). Peubah  yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), luas daun total (cm2), jumlah anakan (batang), jumlah daun (helai) dan produksi tanaman (kg). Data yang diperoleh dari hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan sidik ragam. Apabila terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji jarak berganda  Duncan’s Multiple, Range Test (DMRT) pada taraf 5 %. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk anorganik memberikan pengaruh nyata terhadap luas daun total (cm2) dan jumlah anakan (batang) tetapi pemberian pupuk anorganik tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman serta hasil ton/ha dan pemberian pupuk anorganik dengan dosis P3 : (300 kg Urea/ha+ 200 kg SP 36/ha + 100 kg KCL/ha) merupakan dosis terbaik  untuk pertumbuhan dan hasil tanaman rumput gajah  (Pennisetum purpureum).

Kata kunci : Pupuk Anorganik, Produksi  dan Rumput Gajah.


Full Text:

PDF

References


Agromedia, 2005. Rumput Gajah. http://www.hear.org/pier/spescies/pennicetum purpureum.html. Diakses Tanggal 12 Desember 2014

AgroMedia, 2000. Petunjuk Pemupukan. Redaksi AgroMedia Pustaka. Jakarta

Agromedia .2012. Kandungan unsur hara pada pupuk dan manfaatnya bagi tanaman

Adijaya, N., I.M. Rai Yasa dan S. Guntoro. 2007. Pemanfaatan bio urine dalam produksi hijauan pakan ternak rumput gajah. Prosiding Seminar Nasional Percepatan Transformasi Teknologi Pertanian untuk Mendukung Pembangunan Wilayah. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bali.

Agustina, L. 2004. Dasar Nutrisi Tanaman. Jakarta. PT. Rineka Cipta.

Anonim. 2005, Buku Statistik, Dinas Peternakan Daerah Propinsi Daerah Tingkat I Jawa Timur, Surabaya.

Gardner, P. P., Pearce, R.B., dan Mitchell, R.L. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Penerbit Universitas Indonesia (UI-Press). Jakarta

Buckman dan Brady, 1992. Ilmu Tanah. Gajah Mada University Press, Yogyakarta

Hadi. 2006. Pengaruh Berbagai Kosentrasi Pupuk Organik Cair Super Bionik Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Selada. Skripsi Fakultas Pertanian Universitas Jambi.

Hakim, Nyakpa, M.y, Am Lubis, M.A. Pulung, Ghaffar Amrah, All Munawar, Go Ban Hon dan N. 1988. Kesuburan Tanah. Universitas Lampung. Lampung

Hardjowigeno, S. 2004. Ilmu Tanah. PT Mediyatama Sarana Perkasa. Jakarta.

Hardjowigeno, S. 1993. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo. Jakarta.

Hartadi, Hari, S. Reksohadiprodjo dan A.D. Tillman.1997. Tabel Komposisi Pakan untuk Indonesia. Cetakan ke-4. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Lakitan, B. 1996 Dasar Fisiologi Tumbuhan. Raja Grafindo Persada. Jakarta

Lingga Dan Marsono, 2002. Petunjuk Pengunaan Pupuk. Penebar Swadaya Jakarta.

Lugiyo. 2004. Pengaruh Pemberian Tiga Jenis Pupuk Kandang Terhadap Produksi Rumput Panicum maximum Cv Riversdale. Prosiding Temu Teknis Nasional Tenaga Fungsional Pertanian 2004. Balai Penelitian Ternak. Bogor.

Maria, E. K. 2014. Respon Rumput Gajah (Pennisetum purpureum) Terhadap Pemberian Pupuk Majemuk. Jurnal Ilmu Hewani Tropika Vol 3. No. 1. Fakultas Peternakan Universitas Kristen Palangka Raya

Mulyani A, 1999. Potensi Lahan Kering Masam untuk Pengembangan Pertanian. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian Vol. 28, No. 2.

Novizan, 2002. Manfaat Unsur Hara Terhadap Tanaman. http://www.gerbang pertanian.com/2010/06/. Diakses Tanggal 11-12 2014

Pahan, I. 2007. Kelapa Sawit Manajemen Agribisnis dari Hulu Hingga Hilir. Jakarta. Penebar Swadaya. Hal : 1, 2, 7 dan 69.

Prasetyo, B.H., dan Suriadikarta, D.A. 2006. Karakteristik, potensi, dan teknologi Pengelolaan tanah ultisol untuk Pengembangan pertanian lahan Kering di Indonesia. Jurnal Litbang Pertanian.

Poerwowidodo. 1992. Telaah Kesuburan Tanah. Angkasa Bandung. Bandung.

Reksohadiprodjo, S. 1985. Produksi Hijauan Rumput dan Legum Pakan Tropik. Cetakan I. Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada, Yogyakarta

Risza. 1994. Pengaruh Tingkat Pemupukan Kalium dan Tinggi Pemotongan Terhadap Produksi dan Mutu Hijauan Rumput Gajah. LPP Universitas Sam Ratulangi. Manado.

Rukmana, H. R. 2005. Rumput Unggul (Hijauan Makanan Ternak). Penerbit Kanisius, Yogyakarta

Seseray D.Y., Santoso B dan Lekitoo M.N. 2013. Produksi rumput gajah (Pennisetumpurpureum) yang diberi pupuk N, P dan K dengan dosis 0, 50 dan 100% pada devoliasi hari ke-45. Jurnal Sains Peternakan. 11 (1): 49-55.

Sihombing. S, 2000. Pupuk dan Limbah Bio Gas. http//id/wikipedia.org/wiki/Biogas [diakses tanggal 10 Januari 2016

Simamora, S. dan Salundik. 2006. Meningkatkan Kualitas Kompos. Penerbit PT.Agro Media Pustaka, Jakarta

Soegiri, H. S., Ilyas dan Dayanti. 1982. Mengenal Beberapa Jenis Makanan Ternak Daerah Tropis. Direktorat Biro Produksi Peternakan depatemen Pertanian Jakarta.

Soepardi, G. 1978. Sifat dan Ciri Tanah. Departemen Ilmu Tanah Fakultas Pertanian IPB. Bogor.

Susetyo, S. I Kimono dan B. Soewardi, 1969. Hijauan Makanan Ternak. Direktorat Peternakan Rakyat. Departemen Pertanian. Jakarta

Susilo, H. 1991. Fisiologi Tanaman Budidaya. Universitas Indonesia Press Salemba. Jakarta.

Sutedjo, M.M, 2008. Pupuk dan Cara Pemupukan Tanah Pertanian. Pustaka Buana. Bandung.

Sutejo, M.M., dan Kartasapoetra, A.G.. 1988. Pupuk dan Cara Pemupukan. Jakarta. Bina Aksara

Suwahyono. U. 2011. Petunjuk Penggunaan Pupuk Organik Secara Efektif dan Efisien. Penebar Swadaya. Jakarta.

Sutejo, M.M. 2001. Pupuk dan Cara Pemupukan. Penerbit Rineka Cipta, Jakarta

Steel, R, G, D dan Torrie, J, H. 1994. Prinsip dan Prosedur Statistika Suatu Pendekatan Biometrik. Penerbit PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Tarigan, K. 2009. Pengaruh pupuk terhadap Optimasi Produksi Tanaman Universitas Sumatra Utara, Medan.

Wong, C.C. 1991. Shade tolerance of tropical forage. Proceed¬ing of Workshop Forages for Plantation Crops. Ed by Shelton, H. M. and Sturr, W. W. ACIAR

Winarso, S. 2005. Kesuburan Tanah, Dasar Kesehatan dan Kualitas Tanah. Penerbit Gava Media, Yogyakarta

Zulkarnain, 2009. Dasar – Dasar Holtikultura. Penerbit Bumi Aksara. Jakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.