Tanggapan Pertumbuhan Kacang Tanah ( Arachis Hypogeae L) Terhadap Pupuk Kandang Sapi dan Dolomit Pada Tanah Masam

Setiono Setiono, Auzar Syarif, Zulfadly Syarif

Abstract


Untuk meningkatkan pertumbuhan kacang tanahsalah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan cara memperbaiki sistim budidaya tanaman dengan meningkatkan kesuburan tanah terutama pada tanah jenis ultisol.Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Balai Benih Dinas Pertanian tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Bungo Provinsi Jambi mulai Juli sampai dengan Desember 2012 dengan maksud mengkaji pengaruh pupuk kandang sapi  dan dolomit terhadap pertumbuhan, komponen hasil dan hasil tanaman kacang. Rancangan Percobaan  menggunakan Rancangan Acak Kelompok dalam bentuk faktorial 4 x 3 dengan tiga ulangan perlakuan. Faktor I adalah dosis pupuk kandang sapi terdiri  dari 4 taraf ; dosis 0 t  ha-1 ,  7,5 t  ha-1, 15 t ha-1, 22,5 t ha-1 sedangkan faktor II dosis dolomit terdiri 3 taraf ; 0 t  ha-1 , 4 t ha-1 ( 1 x Al-dd )  , 8 t ha-1 ( 2 x Al-dd ).

Hasil penelitian menunjukkanvariasi pertumbuhan dan hasil kacang tanah terhadap variasi pemberian pupuk kandang sapi dan dolomit,  menghasilkan  variasi  yang berbeda dibanding kontrol tanpa pupuk kandang sapi dan dolomit.

Kata Kunci : Kacang tanah, pupuk kandang sapi, dolomit.


Full Text:

PDF

References


Bungo Dalam Angka, 2012. Kabupaten Bungo Provinsi Jambi.

Balai Penelitian Tanah dan Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian. 2010 . Pengapuran Tanah Masam Untuk jagung dan Kedelai.Informasi Ringkas Bank Pengetahuan Tanaman Pangan Indonesia.

Direktorat Jendral Tanaman Pangan Kementerian Pertanian , 2012. Road Map Peningkatan Produksi Kacang Tanah dan Kacang Hijau Tahun 2010 – 2014.

Goldsworthy, P. R., dan N. M. Fisher, 1996, Fisiologi Budidaya Tanaman Tropik, Penterjemah Tohari, Gadjah Mada University Press.

Gardner, F. P. , R.B. Pearce dan G. L. Mitchell, 1991. FisiologiTanamanan Budidaya. Universitas Indonesia Press.

Hakim, N., 2006. Pengelolaan Kesuburan Tanah Masam dengan Teknologi Pengapuran Terpadu. Andalas University Press. Padang.

Indranada, H.K.,1989. Pengelolaan Kesuburan Tanah. CV. Bina Aksara. Jakarta .

Indrasari, A., A. Syukur, 2006. Pengaruh Pupuk kandang dan Unsur Hara Mikro terhadap Pertumbuhan Jagung pada Tanah Ultisol. J. Ilmu tanah dan Lingkungan Vol 6 ( 2 ) : 116-123.

Junaedi, W., Y. Wahyu E.K. 2011. Uji daya Galur – Galur Kacang Tanah ( Arachis hypogeal L ) Tahan Penyakit Bercak Daun. Makalah seminar Departemen Agronomi dan Hortikultura Itntitut Pertanian Bogor disampaikan 27 Januari 2011.

Koesrini, A. Noor., Sumanto, 2006 . Keragaan Hasil Beberapa Galur Harapan Kacang Tanah di Lahan Sulfat Masam dan Lahan Lebak dangkal. Bul. Agron. ( 34 ) ( 1 ) 11 – 18.

Lakitan, B., 2001. Dasar – Dasar Fisiologi Tumbuhan.PT Raja Grafindo Persada. Jakarta

Pitoyo, S., 2009. Benih kacang Tanah. Kanisius. Yogyakarta.

Purnamawati, H.,R. Purwanto.,I. Lubis.,Yudiwanti.,S.A.Rais.,A.G.Matnuri. 2010. Akumulasi dan Distribusi Bahan Kering Pada Beberapa Kultivar Kacang Tanah. J. Agron. Indonesia 38 ( 2 ) : 100 – 106.

Sumaryo, Suryono, 2000. Pengaruh Dosis Pupuk Dolomit dan SP – 36 terhadap Jumlah Bintil Akar dan Hasil Tanaman Kacang Tanah di tanah Latosol. J. Agrosaitn Vol. 2 No 2.

Suntoro, 2002 . Pengaruh Penambahan Bahan Organik, Dolomit dan KCl terhadap Kadar Kloropil dan Dampaknya Pada Hasil Kacang Tanah ( Arachis hypogeae L. ). BioSMART Vol.4 No.2 : 36 – 40.

Simanungkalit,R. D.M.,D.A.Suriadikarta, R. Saraswati, D. Styorini, W. Hartatik. 2006. Pupuk Organik dan Pupuk Hayati. Balai Besar Litbang Sumberdaya Lahan Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Jawa Barat.

Subhan , 1994. Pengaruh Pupuk Fosfat dan Dolomit Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kubis Dataran Tinggi ( Brassica Oleranceae L. ) Kultivar Green Coronet. Balai Penelitian Hortikultura Lembang. Bul. Panel. Horti. Vol.XXVI No 2.




DOI: http://dx.doi.org/10.36355/jsa.v3i1.199

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Sains Agro