PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PEDESAAN MELALUI WIRAUSAHA BERKELOMPOK DI DUSUN PEKAN JUM’AT KECAMATAN MUKO-MUKO BATHIN VII KAB.BUNGO

Sudarmawan W, Heri Gusnadi, Meri Pebrila, Irianti i

Abstract


Kelompok adalah orang yang memiliki kepentingan yang sama dan memiliki beberapa landasan
interaksi yang sama. Mereka diikat bersama oleh serangkaian hubungan sosial yang khas. Kelompok
dapat terorganisasi secara ketat dan berjangka panjang, namun juga dapat bersifat cair dan sementara.
Kelompok tani adalah beberapa orang petani atau peternak yang menghimpun diri dalam
suatu kelompok karena memiliki keserasian dalam tujuan, motif, dan minat. Kelompok tani dibentuk
berdasarkan surat keputusan dan dibentuk dengan tujuan sebagai wadah komunikasi antarpetan
Kelompok tani dibentuk berdasarkan surat keputusan dan dibentuk dengan tujuan sebagai
wadah komunikasi antarpetani. Surat keputusan tersebut dilengkapi dengan ketentuan-ketentuan
untuk memonitor atau mengevaluasi kinerja kelompok tani. Kinerja tersebutlah yang akan
menentukan tingkat kemampuan kelompok. Penilaian kinerja kelompok tani didasarkan pada SK
Mentan No. 41/Kpts/OT. 210/1992. Fungsi kelompok tani adalah:
- Menciptakan tata cara penggunaan sumber daya yang ada.
- Sebagai media atau alat pembangunan.
-Membangun kesadaran anggota petani untuk menjalankan mandat yang diamanatkan oleh kelompok.
Maka itu dalam hal ini kami kelompok kukerta kelompok IX melakukan kegiatan Penyuluhan
Kelembagaan Kelompok Tani khususnya Bidang Perikanan,Peternakan dan Perkebunan Penyuluhan
Ini dilakukan dusun pekan jum’at kec muko-muko bathin VII kab.bungo dengan pemahamanpemahaman yang sesederhana mungkin kami melakukan kontak langsung terhadap Masyarakat dan
Pelaku Usaha yang nantinya akan Ikut Berpartisivasi Dalam WiraUhaha Berkelompok dalam Wadah
Kelompok Tani agar Memahami Manfaat Wira Usaha Berkelompok, Untuk mengetahui pemahaman
mereka kami juga memberikan pertanyaan dan mereka dapat menjawabnya 

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.