Pembibingan Masyarakat Dalam Budidaya Buah Naga (Hylocereus costaricensis) Di Dusun Talang Silungko Kec. Bathin II Pelayang
Abstract
Pemamfaatan lahan kosong depan Rumah sebagai lahan budidaya terbatas, di Kabupaten bungo di Dusun Talang Silungko umumnya lahan tersebut dimanfaatkan dengan ditanami Bunga hias.dan sekarang masyarak dusun talang Silungko Sudah bisa menanam buah Naga Di perkarang Rumah yang kosong yang belum di di Tanami tanaman horti lainnya,Tanaman ini Sangat Muadah Tumbuah Di tempat tropis seperti tanah Ultisol Jambi,Muara Bungo khususnya Dusun Talang Silungko,Tanaman ini sangat Menghasilkan selagi bisa untuk dikonsumsi sendiri Buah naga Ini juga dapat di pasarkan secara lansung dan bisa juga di jadikan makan ringan seperti Kerupuk,kue,Keripik,just,dan selai buah naga. Buah naga ini juga dapat membantu pendapan bapak atau ibu rumah tangga dan merupakan kerja sampingan yang mengahasilkan.
Tanaman ini Perawatan nya pun sangat mudah dan praktis bisa dilakukan Oleh masyarakat dengan sendirinya,dan tanaman buah Naga ini dapat di Tanah oleh Remaja,bapak dan ibuk karana tanaman ini merupakan tanaman kaktus yang muadah Hidup di tempat tropis,namun Tanaman Ini Memerlukan banyak Air di bandingkan Tanaman Hortikultura pada umumnya..
Buah naga Ini Sangat Digemari oleh anak-anak,Harga buah naga ini mencapai Rp.35.000 per kg nya ini cukup menghasilkan untuk kerja sampingan,dan apalagi kalau sudah di sulap menjadi Just Buah Naga Ini pung harga nya mencapai Rp.15.000 per gelas ini pung Cuma seperampatnya dari 1 buah naga yang masih utuh.
Buah naga ini selagi bagus untuk kesehatan ini merupak salah satu kegiatan untuk ibuk-ibuj didusun talang silungko untuk membuat berbagai aneka ragam makan yang terbuat dari Buah Naga yang nanti biasa di pasarkan di Pasar Muara Bungo. Buah Naga ini Sudah Sebagian dikonsumsi kalanagan Masyarakat Muara bungoFull Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.