PENGUATAN KELEMBAGAAN EKONOMI DALAM PENGEMBANGAN PRODUK HERBAL UNTUK MEWUJUDKAN KEBERDAYAAN SUKU ANAK DALAM

Fuad Muchlis, Elwamendri Elwamendri, Yanuar Fitri, Ernawati Ernawati, Ardhiyan Saputra

Abstract


Suku Anak Dalam (SAD) di sekitar Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD) menghadapi penurunan sumber daya hutan yang mendorong transformasi ekonomi melalui pemanfaatan produk herbal berbasis pengetahuan lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kelembagaan ekonomi dalam pengembangan produk herbal guna meningkatkan keberdayaan SAD. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, serta evaluasi keberlanjutan. Hasil menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan berbasis potensi lokal efektif mendorong pemanfaatan tanaman herbal menjadi aktivitas ekonomi produktif, serta meningkatkan keterampilan, pendapatan, dan organisasi usaha. Namun, keberlanjutan program masih memerlukan dukungan pada aspek pemasaran, legalitas produk, dan manajemen usaha agar kelompok dapat berkembang mandiri dan berdaya saing.

Keywords


SAD, produk herbal, pemberdayaan, kelembagaan, TNBD

Full Text:

PDF

References


Astarika R, Partini, Sulastri E, 2018. Resistensi Program Pemberdayaan Pemukiman Orang Rimba Di Taman Nasional Bukit Duabelas Jambi. Jurnal Etnoreflika 7 (3). 2018

Chambers, R. (1995). Poverty and Livelihoods: Whose Reality Counts? IDS Discussion Paper 347. IDS: UK.

Hidayati, D. N., & Sunito, S. (2021). Akses Terhadap Sumberdaya Hutan dan Ketahanan Pangan Rumah Tangga Suku Anak Dalam: Studi Kasus di Desa Nyogan, Kabupaten Muaro Jambi. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 9(1). https://doi.org/10.22500/9202134107

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (15th ed.). Harlow: Pearson Education Limited.

Laudon, K. C., & Traver, C. G. (2020). E-commerce 2020: Business, Technology and Society (16th ed.). Pearson Education.

Laporan Matching Fund Kedaireka. (2021). Pelatihan Pengolahan Obat Herbal pada Komunitas Suku Anak Dalam. Universitas Jambi – PT. Sari Aditya Loka.

Muchlis F (2016). Sejarah Marginalisasi Orang Rimba Bukit Dua Belas Di Era Orde Baru. Paramita: Historical Studies Journal, 26(2).

Muchlis, F., Elwamendri, Sardi, I., Fathoni, Z., & Jamil, A. S. (2025). Sustainable Livelihoods For Suku Anak Dalam: Integrating Local Wisdom And Natural Resources. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 9(1), 238–252. https://doi.org/10.22437/jiituj.v9i1.36515

North, D. C. (1990). Institutions, Institutional Change and Economic Performance. New York: Cambridge University Press.

Ostrom, E. (1990). Governing the Commons: The Evolution of Institutions for Collective Action. Cambridge: Cambridge University Press.

Saragih, B. (2010). Agribisnis: Paradigma Baru Pembangunan Ekonomi Berbasis Pertanian. Bogor: IPB Press.

Suharto, E. (2005). Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat. Bandung: Refika Aditama.




DOI: https://doi.org/10.36355/jas.v9i2.1979

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JAS (Jurnal Agri Sains)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

situs 138

slot dana

 


JAS (Jurnal Agri Sains) online ISSN 2581-0227 is published by Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo 

slot raffi ahmad 777

Slot gacor

https://bkmchughlaw.com/

https://countersatisfiable.org/

BRI303

https://www.thebutterflysoup.com/

POSKOBET

SUNDA787

https://disdiktanjabbar.org/