ANALISIS PEMASARAN PADI SAWAH DI KECAMATAN WAWOTOBI KABUPATEN KONAWE

Leni Saleh

Abstract


ABSTRAK

 

          Tujuan dari penelitian yaitu untuk menganalisis saluran pemasaran gabah kering panen di Kelurahan Kulahi Kecamatan Wawotobi dan untuk menganalisis margin, keuntungan dan efisiensi  pemasaran gabah kering panen di Kelurahan Kulahi Kecamatan Wawotobi. Penelitian dilaksanakan di Kelurahan Kulahi Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe. Populasi dalam penelitian ini adalah semua petani padi sawah yang berjumlah 20 orang dan pedagang yang pemasaran gabah sebanyak 4 orang, penentuan sampel petani padi sawah  dilakukan secara sensus. Pemasaran gabah terdapat satu jenis saluran pemasaran yaitu Produsen (Petani Padi) ke Pedagang Pengumpul Desa ke Penggilingan Padi, memiliki biaya pemasaran sebesar Rp 120/ Kg. Keuntungan pemasaran pedagang pengumpul desa sebesar Rp 280/Kg, dan memiliki marjin pemasaran sebesar Rp 400/Kg dan keuntungan pemasaran gabah yang sudah berbentuk beras yang dilakukan oleh penggilingan padi sebesar Rp 450.000/50Kg, dan memiliki marjin pemasaran sebesar Rp 90.000/Kg.  Efisiensi pemasaran gabah mencapai 89%. Artinya besarnya persentase bagian harga yang diterima petani dan  rendahnya biaya pemasaran yang terjadi pada lembaga pemasaran gabah di Kelurahan Kulahi Kecamatan Wawotobi Kabupaten Konawe.

 

Kata Kunci : Pemasaran, Padi Sawah.

 

ABSTRACT

            The purpose of this research is to analyze the marketing channels of harvested dry unhulled rice in Kulahi Village, Wawotobi District and to analyze the margins, profits and marketing efficiency of harvested dry grain in Kulahi Village, Wawotobi District. The research was conducted in Kulahi Village, Wawotobi District, Konawe Regency. The population in this study were all lowland rice farmers, amounting to 20 people and traders who marketed grain as many as 4 people. The sample determination of lowland rice farmers was carried out by census. There is one type of marketing channel for unhulled rice, namely Producers (Rice Farmers) to Village Collecting Traders to Rice Mills, having a marketing cost of IDR 120 / Kg. The marketing profit of the village collector traders is Rp. 280 / Kg, and has a marketing margin of Rp. 400 / Kg and the marketing profit of unhulled rice in the form of rice carried out by the rice mill is Rp. 450,000 / 50 kg, and has a marketing margin of Rp. 90,000 / kg. Grain marketing efficiency reaches 89%. This means that the large percentage of the price received by farmers and the low marketing costs that occur in grain marketing institutions in Kulahi Village, Wawotobi District, Konawe Regency.

 

Keywords: Marketing, Rice Paddy

Keywords


Pemasaran, Padi Sawah.

Full Text:

PDF

References


Aris, S. 2004. Perkembangan Pembangunan pertanian Pedesaan di Indonesia, Raja Grafindo Persada.

Biro Pusat Statistik. 2019. Sensus Pertanian Sulawesi Tenggara.

Biro Pusat Statistik. 2016. Dinas Pertanian Sulawesi Tenggara.

Biro Pusat Statistik. 2019. Kabupaten Konawe.

Nurland, F. 1986. Pemasaran Produksi Pertanian. LEPHAS. Ujung Pandang.

Rasyad, M. 2008. Memasarkan Hasil Pertanian dan Peternakan. Penebar Swadaya. Jakarta.

Soehardjo, dan Patong, D. 1999. Sendi- sendi Pokok Ilmu Usaha Tani. Departemen Ilmu Ilmu Sosial. Institute Pertanian Bogor.

Widodo, S. 2008. Campur sari Agro Ekonomi, Liberty Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.36355/jas.v4i2.425

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 JAS (Jurnal Agri Sains)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



JAS (Jurnal Agri Sains) online ISSN 2581-0227 is published by Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo