ANALISIS PENERAPAN KESEJAHTERAAN HEWAN DAN NOMOR KONTROL VETERINER (NKV) DI RUMAH POTONG HEWAN (RPH) PEMERINTAH DAN SWASTA DI PROVINSI JAMBI
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat penerapan kesejahteraan hewan berdasarkan persyaratan teknis sarana dan operasional, tingkat penerapan Good Manufacturing Practice (GMP) dan Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) dalam Nomor KontrolVeteriner (NKV) dan tingkat perbedaan pengetahuan antar petugas tentang kesejahteraan hewan dan NKV di Rumah Potong Hewan Kota Jambi dan Rumah Potong Hewan Swasta. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 14 November sampai 20 Desember 2020. Objek yang diamati dalam penelitian ini adalah Rumah Potong Hewan (RPH) Pemerintah dan Swasta di Provinsi Jambi. Data yang diperoleh dari penelitian ini adalah data primer dan data sekunder dan dianalisis menggunakan analisis uji beda t-test. Hasil analisis menunjukkan Penerapan kesejahteraan hewan berdasarkan persyaratan teknis sarana dan operasional di Rumah Potong Hewan Pemerintah dan Swasta di Provinsi Jambi hanya berupa penyimpangan minor atau telah memenuhi persyaratan standar kesejahteraan hewan.Penerapan GMP dan SSOP dalam Nomor Kontrol Veteriner diRumah Potong Hewan Pemerintah dan Swasta di Provinsi Jambi untuk menghasilkan pangan yang ASUH berupa penyimpangan mayor atau sebagian besar telah memenuhi persyaratan standar dalam NKV dan tidak ada perbedaan tingkat pengetahuan petugas tentang Kesejahteraan Hewan dan Nomor Kontrol Veteriner pada RPH Pemerintah dengan Swasta di Provinsi Jambi.
ABSTRACT
This study aims to determine the level of application of animal welfare based on technical and operational requirements, the level of application of Good Manufacturing Practice (GMP) and Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) in the Veterinary Control Number (NKV) and the level of differences in knowledge between officers about animal welfare and HCV. in Jambi City Slaughterhouses and Private Slaughterhouses. This research was conducted from November 14 to December 20, 2020. The object observed in this study was the Government and Private Slaughterhouses (RPH) in Jambi Province. The data obtained from this study were primary data and secondary data and were analyzed using t-test analysis. The results of the analysis show that the application of animal welfare based on technical requirements for facilities and operations at the Government and Private Slaughterhouses in Jambi Province is only in the form of minor deviations or has met the standard requirements for animal welfare. The application of GMP and SSOP in Veterinary Control Numbers in Government and Private Slaughterhouses in Jambi Province to produce food that is ASUH in the form of major deviations or most of which have met the standard requirements in the NKV and there is no difference in the level of knowledge of officers about Animal Welfare and Veterinary Control Numbers on Public and private slaughterhouses in Jambi Province.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Bhaskara, Y., M. Adam., I. Nasution., T.M. Lubis., T. Armansyah dan M. Hasan. 2015. Tinjauan Aspek Kesejahteraan Hewan pada Sapi yang Dipotong di Rumah Pemotongan Hewan Kotamadya Banda Aceh. Jurnal Medika Veterinaria. Vol. 9 No. 2, Agustus 2015
Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner. 2001 Tugas dan Fungsi Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner. Manual Kesmavet. Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner. Direktorat Jenderal Bina Produksi Peternakan. Departemen Pertanian. Jakarta. Hal 33-42
Direktorat Jendral, Peternakan. 2012. Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan. Livestock And Animal Health Statistic 2012. Jakarta ; Direktorat Jendral Peternakan dan Kesehatan Hewan. Kementrian Pertanian.
Ferguso DM, Warner RD. 2008. Have we underestimated the impact of pre-slaughter stress on meet quality in ruminant. Meat Sci. 80 (I) :12-90.doi:10.1016/j.meatsci. 2008.05.004.
Gilliam. 2002. An analytical tool for understanding the dinamics of animal welfare In slaughterhouse. Meat Sci. 25(4):83-86.
Grandin T, Knowles TG. 2011. Transportation of beef cattle to slaughterhouses and how this relates to animal welfare and carcase bruising in an extensive production system. Anim welfare. 19(3):281-285.
Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi 2014. Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor 196 Tahun 2014 tentang Penetapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia Kategori Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Golongan Pokok 18 Jasa Penunjang Peternakan Bidang Penyembelihan Hewan Halal. Jakarta (ID): Kemenakertrans.
Kementerian Pertanian. 2010. Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13/Permentan/OT.140/1/2010 tentang Persyaratan Rumah Potong Hewan Ruminansia dan Unit Penanganan Daging (Meat Cutting Plant). Jakarta (ID): Kementan.
Knowles TG. 2001. Stress physiology of animal during transport: Livestock handling and transport. Vet Res Commun. 82(2):385-407.
Kuntoro B, Maheswari RRA, Nuraini H. 2012. Hubungan Penerapan Standard Sanitation Operasional Procedure (SSOP) terhadap Mutu Daging Ditinjau dari Tingkat Cemaran Mikroba. J Ilmiah IlmuIlmuPeternakan; 15 (2): 70-80.
Mandala, A.Y., I.B.N. Swacita dan I.K. Suada. 2016. Penilaian Penerapan Animal Welfare pada Proses Pemotongan Sapi di Rumah Pemotongan Hewan Mambal Kabupaten Badung. Indonesia Medicus Veterinus. 5 (1) Hal : 1-12
Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13/PERMENTAN/OT.140/1/2010 tentang Persyaratan Rumah Potong Hewan Ruminansia dan Unit Penanganan Daging.
Peraturan Menteri Pertanian Nomor 381 tahun 2005 tentang Pedoman Sertivikat Veteriner Unit Usaha Pangan Asal Hewan.
Tawaf, R., L. Herlina dan A. Fitriyani. 2013. Metode Analisis Biaya Potong Pada Rumah Potong Hewandi Kabupaten Bandung. Jurnal Ilmu Ternak, Juni 2018, 18(1):34-40
Tawaf R. 2012. Standarisasi Pengelolaan Rumah Potong Hewan Milik Pemerintah di Jawa Barat. Seminar Nasional IV Peternakan Berkelanjutan. Jatinagor (ID): Universitas Padjadjaran
DOI: https://doi.org/10.36355/jas.v5i1.508
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 JAS (Jurnal Agri Sains)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

















