IDENTIFIKASI DAN DISTRIBUSI SPESIES KEPITING BAKAU (SCYLLA SPP.) DI PERAIRAN MUARO GADANG, AIR HAJI, PESISIR SELATAN

Ella Fitriani, Syafrialdi Syafrialdi, Sri Maryeni

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis dan distribusi kepiting bakau (Scylla spp) yang tertangkap di perairan Muaro Gadang Air Haji Pesisir Selatan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni 2024 ini adalah untuk mengetahui jenis spesies kepiting bakau yang tertangkap di kawasan mangrove dan kawasan luar mangrove dan sampling dilakuakan dengan menggunakan alat tangkap bubu. Adapun hasil penelitian ini yaitu kepiting yang tertangkap diidentifikasi dan dilakukan pengukuran marfometik kemudian menganalisa data yang didapatkan. Jumlah spesies kepiting bakau yang ditemukan adalah 3 spesies yaitu Scylla serrata, S. paramamosain, dan S. tranquebarica di stasiun I (Kawasan mangrove) sedangkan di stasiun II (Kawasan luar mangrove) terdapat 2 spesies yaitu Scylla serrata dan S. paramamosain

Keywords


Kepiting Mangrove; Muaro Gadang; Kawasan Mangrove; Pesisir Selatan

Full Text:

PDF

References


Alberts-Hubatsch, H., Lee, S. Y., Meynecke, J. O., Diele, K., Nordhaus, I., & Wolff, M. (2016). Life-history, movement, and habitat use of Scylla serrata (Decapoda, Portunidae): current knowledge and future challenges. Hydrobiologia, 763, 5-21.

Aprilia, F. (2021). Keanekaragaman dan Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla sp.) Pada Kawasan Ekosistem Mangrove Pesisir Timur Kabupaten Bangka Tengah (Doctoral dissertation, Universitas Bangka Belitung).

Avianto, I., Sulistiono, S., & Setyobudiandi, I. (2013). Karakteristik Habitat dan Potensi Kepiting bakau (Scylla serrata, S. Transquaberica, dan S. Olivacea) Di Hutan Mangrove Cibako, Sancang, Kabupaten Garut Jawa Barat. Aquasains: Jurnal Ilmu Perikanan dan Sumberdaya Perairan, 2(1), 97-106.

Efendi, D. (2003). Telaah Kualitas Air Bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan. Kanisius, Yogyakarta. 249 hlm.

Eprilurahman, R., W. T. Baskoro dan Trijoko. 2015 Keanekaragaman Jenis Kepiting (Decapoda: Brachyura) di Sungai Opak Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ilmiah Biologi, 3(2):100-108.

Fadhilah, A., Susetya, I. E., & Yusni, E. (2022). Distribusi dan Karakteristik Kepiting Bakau (Scylla spp.) Di Kawasan Rehabilitasi Mangrove Pantai Sei Tuan Indah Kecamatan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang. AQUACOASTMARINE: Journal of Aquatic and Fisheries Sciences, 1(2), 58-66.

Fujaya, Y., & Alam, N. (2012). Pengaruh Kualitas Air, Siklus Bulan dan Pasang Surut terhadap Molting dan Produksi Kepiting Cangkang Lunak (Soft Shell Crab) di Tambak Komersil. Makalah dipresentasikan pada Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Sarjana Oseanologi Indonesia, Hal. 21-23.

Gita R.S.D., (2016). Keanekaragaman Jenis Kepiting Bakau (Scylla Spp.) Di Taman Nasional Alas Purwo Mangrove Crab Diversity (Scylla Spp.) In Alas Purwo National Park. Jurnal Biologi Dan Pembelajaran Biologi, 1 (2)

Gusni, N., & El Fajri, N. (2021) Jenis dan Kepadatan Kepiting pada Ekosistem Mangrove Nagari Gasan Gadang Kabupaten Padang Pariaman Sumatera Barat. Jurnal Sumberdaya dan Lingkungan Akuatik, 2(1), 224-230.

Halipatulfikri, W. A., & Utami, E. (2020). Kajian Parameter Lingkungan terhadap Kelimpahan Kepiting Bakau (Scylla sp) di Perairan Muara Semubur Desa Tuik Kabupaten Bangka Barat. Jurnal Sumberdaya Perairan, 14(1).

Hastuti, Y. P., Nadeak, H., Affandi, R., & Faturrohman, K. (2016). Optimum ph Determination For Mangrove Crab Scylla serrata growth In Controlled Containers.

Hia, P. M. F., & Hendrarto, B. (2013). Jenis Kepiting Bakau (Scylla SP.) Yang Tertangkap di Perairan Labuhan Bahari Belawan Medan. Management of Aquatic Resources Journal (MAQUARES), 2(3), 170-179.

Jacobs, R., Kusen, J., Sondak, C., Boneka, F., Warouw, V., & Mingkid, W. (2019). Struktur komunitas ekosistem mangrove dan kepiting bakau di Desa Lamanggo dan Desa Tope, Kecamatan Biaro, Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, Biaro. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis. 1(1):20-28.

Kasry, A. (1991). Pengaruh antibiotik dan makanan terhadap kelulushidupan dan perkembangan larva kepiting bakau (Scylla serrata Forsskäl). Jurnal Penelitian Institut Pertanian Bogor, 12(2), 568-570.

Keenan, C., Davie, P. J., & Mann, D. L. (1998). A Revision Of The Genus Scylla de Haan, 1833 (Crustacea: Decapoda: Brachyura: portunidae). The Raffles bulletin of zoology, 46, 217-245.

Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor: 51 Tahun 2004. Tentang Baku Mutu Air Laut.

Kordi, K., & Gufron, M. (2007). Budidaya Kepiting Bakau (Pembenihan, Pembesaran, dan Penggemukan). Semarang: Aneka Ilmu.

Kuntinyo, Z. Arifin, dan T .Supratomo. (1994). Pedoman Budidaya kepiting Bakau (Scylla serrata forskal) di Tambak . Direktoraj Jenderal Perikanan. Balai Budidaya Air Payau. Jepara.

Kurniawan (2022) Distribusi Kepiting Bakau (Scylla Spp.) Pada Ekosistem Mangrove di Desa Amabaan Kecamatan Simeulue Barat Kabupaten Simeulue. Skripsi. Universitas Teuku Umar Meulaboh Hal 1-56

La Sara, Aguilar, R.O., Ingles, J.A., Laureta, L.V., (2014). Habitat characteristics and relative abundance of the mud crab Scylla serrata (Forskål, 1775) in Lawele Bay, Southeast Sulawesi, Indonesia, Ege J Fish Aqua Sci, 31(1): 11-18.

Machintos, D.J. (1988). The Ecology dan Phyciology of Decapods of Mangrove Swamps. Symp.Zool. Soc. Lond.59 (1):315-341

Miranto A, Efrizal T, Zen LW. (2014). Tingkat kepadatan kepiting bakau di sekitar hutan mangrove di Kelurahan Tembeling Kecamatan Teluk Bintan Kepulauan Riau. Universitas Maritim Raja Ali Haji. Riau

Monoarfa, S., & Hamzah, S. N. (2013). Analisis parameter dinamika populasi kepiting bakau (Scylla serrata) di Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. The nike Journal, 1(1).

Mulya M.B. (2000),” Kelimpahan dan Distribusi Kepiting Bakau (Scylla spp.) Serta Keterkaitnnya dengan Karakter Biofisik Hutan Mangrove di Suaka Margasatwa Karang Gsding dan Langkat Timur Provinsi Sumatera Utara”, Tesis, (Bogor: Program Pascasarjana IPB,), hlm. 8

Nagelkerken. I, S.J.M., Blaber, S., Bouillon, P., Green, M., Haywood, L.G. Kirton, J.-O., Meynecke, J., Pawlik, H.M., Penrose, A., Sasekumar, P.J., Somerfield. (2008). The habitat function of mangroves for terrestrial and marine fauna: A review. Jurnal Aquatic Botany 89:155–185.

Nova, K. D. P. A. P., Agustini, M., Sumaryam, S., & Madyowati, S. O. (2023). Pengaruh Jenis Substrat yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Berat Mutlak dan Panjang Mutlak Kepiting Bakau (Scyllas serrata) dalam Bak Pemeliharaan. Juvenil: Jurnal Ilmiah Kelautan dan Perikanan, 4(3), 246-253.

Nurcahyono E, dkk. (2019). Petunjuk Teknis Pembenih Kepiting Bakau Scylla serrata. Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau. Jepara.

Oktamalia, O., Apriyanto, E., & Hartono, D. (2018). Potensi Kepiting Bakau (Scylla Spp) Pada Ekosistem Mangrove Di Kota Bengkulu. Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan, 7(1) Hal. 1-9.

Purwati, P. (2011). Relung dan Area Jelajah Kepiting Bakau. J. Oseana, 36(3), 31-37.

Quinitio, E. T., & Parado-Estepa, F. D. (2008). Biology and hatchery of mud crabs Scylla spp. Aquaculture Department, Southeast Asian Fisheries Development Center.

Reed R., Holmes D., Weyers J., Jones A., 2013 Keterampilan Praktis Dalam Ilmu Biomolekuler. Addison Wesley Longman, 571 hlm.

Ruscoe, I. M., Shelley, C. C., & Williams, G. R. (2014). The Combined Effects Of Temperature and Salinity On Growth and Survival Of Juvenile Mud Mrabs (Scylla serrata Forskål). Aquaculture, 238(1-4), 239-247.

Rustikasari, I., Paransa, D. S. J., Kaligis, E. Y., Ompi, M., Pelle, W. E., & Prastatik, S. B. (2021). Identifikasi Kepiting Secara Morfologi Di Daerah Pantai Pesisir Berbatu Di Teluk Manado. Jurnal Ilmiah Platax, 7.

Sagala, S.L. dkk. (2013). Perbandingan Pertumbuhan Kepiting Bakau Scylla serrata Jantan Dan Betina Pada Metode Kurungan Dasar. Jurnal. Mina Laut Indonesia. Vol. 03 No 12 September 2013 64-54. ISSN. 2303- 3959

Saputra, R., Nugraha, A. H., & Susiana, S. (2020). Kelimpahan dan Karakteristik Kepiting Bakau pada Ekosistem Mangrove di Desa Busung Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Akuatiklestari, 4(1), 1-11.

Shelley, C. And A. Lovatelli. (2011). Mud Crab Aquaculture a Practical Manual. FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper. 78p.

Silaban, R., Dobo, J., Silubun, D. T., & Borut, B. (2023). Sebaran Ukuran dan Pola Pertumbuhan Kepiting Bakau (Scylla spp.) Pada Ekosistem Mangrove di Perairan Debut, Maluku Tenggara. Jurnal Kelautan: Indonesian Journal of Marine Science and Technology, 16(3), 231-242.

Siringoringo YN, Desrita, Yunasfi. (2017). Kelimpahan dan pola pertumbuhan kepiting bakau (Scylla serrata) di hutan mangrove Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Provinsi Sumatera Utara. Acta Aquatica 4 (1): 26- 32.

Soviana W. (2004). Hubungan Kerapatan Mangrove Terhadap Kelimpahan Kepiting Bakau di Teluk Buo, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Padang Sumatra Barat. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta hal 357.

Thasya, R., Nurdiansyah, S. I., & Nurrahman, Y. A. (2023). Struktur Komunitas Kepiting Bakau di Kawasan Mangrove Desa Sungai Nibung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Jurnal Laut Khatulistiwa, 6(2), 90-98.

Zulfiqri, M., Mardhia, D., Syafikri, D., & Bachri, S. (2020). Analisis kelimpahan kepiting bakau (Scylla sp.) Di kawasan hutan mangrove Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa. Indonesian Journal of Applied Science and Technology, 1(1) Hal. 29-38.




DOI: https://doi.org/10.36355/semahjpsp.v9i2.1938

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Ella Fitriani, Syafrialdi Syafrialdi, Sri Maryeni

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.

SEMAH (Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan online ISSN 2580-0736 is published by Fakultas Perikanan Universitas Muara Bungo