IDENTIFIKASI DINAMIKA KELOMPOK TANI BANGUN KARYA UNTUK KESIAPAN MENUJU OPERASIONAL AGROINDUSTRI

Herlina Herlina

Abstract


Penting untuk mengeksplorasi aspek kelembagaan guna mengidentifikasi faktor pendorong atau menghambat perkembangan agribisnis salah satunya pada kelompok tani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi komoditas holtikultura dan dinamika kelompok yang telah diimplementasikan oleh kelompok tani Bangun Karya sebagai pertimbangan awal menuju operasional agroindustri. Penentuan daerah penelitian dilakukan secara sengaja. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan komoditi utama yang diproduksi yakni cabai, kacang Panjang, timun sedangkan komoditi sampingan adalah jagung manis, semangka, ubi kayu, tomat, pare dan buncis. Dinamika kelompok telah diimplementasikan, dan memberikan peluang mengoperasionalkan agroindustri untuk  meningkatkan hasil pertanian. [1] tujuan kelompok: telah tercapai; [2] struktur kelompok: melaksanakan musyawarah mufakat, pembagian tugas proporsional, komunikasi bersifat terbuka; [3] fungsi tugas kelompok: informasi cepat disampaikan, anggota memiliki inisiatif;  [4] pembinaan dan pengembangan kelompok: mampu menunjukkan kemandirian finansial, dan  menerapkan teknologi, dan mengevaluasi program; [5] kekompakan kelompok: Memiliki suasana yang positif dalam aktivitas; [6] suasana kelompok: sikap kerjasama,  rasa memiliki serta  kemauan maju dan sukses bersama; [7] tekanan kelompok: ada aturan dan komitmen yang disepakati bersama sehingga mewujudkan keadilan dan kesetaraan; [8] keefektifan kelompok: rutin melaksanakan evaluasi kinerja, cepat merespon perubahan; [9] agenda terselubung : telah terpenuhinya keinginan anggota. Berdasarkan kondisi diatas, dinamika kelompok telah diimplementasikan di lapangan oleh kelompok tani Bangun Karya dan berpotensi memberikan peluang untuk mengoperasionalkan agroindustri guna meningkatkan hasil pertanian.

Keywords


Kelompok Tani; Identifikasi; Dinamika Kelompok; Agroindustri

Full Text:

PDF

References


Amalia, A. A. (2018). Analisis hubungan dinamika kelompok dengan efektivitas kelompok tani Tranggulasi di Desa Batur, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. AGRISAINTIFIKA: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 2(2), 94–100.

Anantanyu, S. (2011). Kelembagaan petani: peran dan strategi pengembangan kapasitasnya. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 7(2).

Denison, D. R. (2006). Linking organizational culture and Business Performance: A Brief overview. Assessment, Evaluation, Improvement Success through Corporate Culture, 14–19.

Djazuli, R. A., & Hidayat, S. I. (2024). Manajemen agribisnis modern. In UMG Press. Umg Press.

Elizabeth, R., & Anugrah, I. S. (2020). Akselerasi hilirisasi produk agroindustri berdayasaing mendongkrak kesejahteraan petani dan ekonomi pedesaan. Jurnal Mimbar Agribisnis, 6(2), 890–918.

Hermanto, H., & Swastika, D. K. S. (2011). Farmers’ groups empowerment as an initial step to farmers’ welfare improvement.

Jamaluddin, J., & Herdiyansyah, R. (2017). Kajian hubungan dinamika kelompok tani dengan kemampuan kelompok tani di Kecamatan Batang Asam Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi, 1(1), 64–73.

Mendrofa, J. S., Zendrato, M. W., Halawa, N., Zalukhu, E. E., & Lase, N. K. (2024). Peran teknologi dalam meningkatkan efisiensi pertanian. Tumbuhan: Publikasi Ilmu Sosiologi Pertanian Dan Ilmu Kehutanan, 1(3), 1–12.

Menteri Pertanian. (2016). PERATURAN Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 67/Permentan/SM.050/12/2016 Tentang Pembinaan Kelembagaan Petani. In Direktur Jenderal Peraturan Perundang-Undangan Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Vol. 23, Issue 45, pp. 5–24). Direktur Jenderal Peraturan Perundang-Undangan Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. https://peraturan.bpk.go.id/Details/160873/permentan-no-67permentansm050122016-tahun-201

Rangga, K. K. (2023). Keefektifan Kelompok dalam Program Pemberdayaan Masyarakat. Aura (CV Anugrah Utama Raharja).

Rizky Ramdhani, P., Ismono, R. H., & Kasymir, E. (2020). Strategi Pengembangan Agroindustri Beras Siger Di Desa Wonokarto Kecamatan Sekampung Kabupaten Lampung Timur Dan Desa Margosari Kecamatan Pagelaran Utara Kabupaten Pringsewu. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 8(3), 374–379.

Shakila, C. D. (2025). Agricultural value chain development for rural economic growth. Journal of Entrepreneurial Economics, 2(2), 135–154.

Sihombing, Y. (2022). Penerapan inovasi teknologi pertanian berbasis sistem usaha pertanian inovatif mendukung ketahanan pangan. Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 4, 439–445.

Sudarwati, L., & Nasution, N. F. (2024). Upaya pemerintah dan teknologi pertanian dalam meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan petani di Indonesia. Jurnal Kajian Agraria Dan Kedaulatan Pangan (JKAKP), 3(1), 1–8.

Yulianti, T. E., & Prihtanti, T. M. (2020). Analisis Usaha dan Nilai Tambah Agroindustri Keripik Tempe di Kedungjenar, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 4(4), 882–892.




DOI: https://doi.org/10.36355/jas.v9i2.1963

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 JAS (Jurnal Agri Sains)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

situs 138

slot dana

 


JAS (Jurnal Agri Sains) online ISSN 2581-0227 is published by Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo 

slot raffi ahmad 777

Slot gacor

https://bkmchughlaw.com/

https://countersatisfiable.org/

BRI303

https://www.thebutterflysoup.com/

POSKOBET

SUNDA787

https://disdiktanjabbar.org/