PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG MAGGOT (BLACK SOLDIER FLY) TERHADAP PERFORMA KALKUN PERIODE GROWER-2
Abstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian ransum dengan penambahan tepung maggot terhadap performa kalkun periode grower-2. Penelitian ini menggunakan 8 ekor kalkun umur 8 minggu dengan bobot badan 456,65±106,20 (CV= 23,26%) selama empat minggu pemeliharaan. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen dengan uji statistik Independent Sample T-test. Perlakuan terdiri dari P1 (Ransum tanpa penggunaan tepung maggot) dan P2 (ransum dengan 15% tepung maggot). Peubah yang diamati adalah performa kalkun yaitu konsumsi ransum, bobot badan, pertambahan bobot badan, konversi ransum, dan konsumsi air minum. Penelitian menunjukkan hasil bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap konsumsi ransum, namun berpengaruh tidak nyata (P<0.05) terhadap bobot badan, pertambahan bobot badan, konversi ransum dan konsumsi air minum pada kalkun periode grower-2. Performa kalkun yang diberikan 15% tepung maggot ke dalam ransum yaitu konsumsi ransum 1754,55g, bobot badan 2388,75g, pertambahan bobot badan 304,83g, konversi ransum 5,76, dan konsumsi air minum 676,25ml. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian ransum dengan penambahan tepung maggot 15 % dapat mempengaruhi konsumsi ransum dan mempertahankan performa dengan mengurangi penggunaan ransum komersil dalam ransum pada kalkun periode grower-2.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ambari, M. (2020). Maggot, Bahan Pakan Ikan Alternatif yang Murah dan Mudah.[Internet].[Diakses pada: 10 Juni 2023. Tersedia Pada: Https://Www. Mongabay. Co. Id/2020/03/17/Maggot-Bahan-Pakan-Ikan-Alternatifyangmurah-Dan-Mudah.
Amizar, R., Andi, I. A., Montesqrit, M., Harnentis, H., & Wizna, W. (2023). Performa Ayam KUB Umur 6 Sampai 12 Minggu yang diberi Maggot BSF (Black Soldier Fly) dalam Ransum. Jurnal Peternakan Indonesia, 25(2), 255–263.
Chizzolini, R., Zanardi, E., Dorigoni, V., & Ghidini, S. (1999). Calorific value and cholesterol content of normal and low-fat meat and meat products. Trends in Food Science & Technology, 10(4–5), 119–128.
Ensminger, M. E., Oldfield, J. E., & Heinemann, W. W. (1992). Feeds and Nutrition. 2nd. Ensminger Publishing Company. California, USA.
Fahrudin, A. (2017). Konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum ayam lokal di Jimmy’s Farm Cipanas Kabupaten Cianjur. Students E-Journal, 6(1). https://jurnal.unpad.ac.id/ejournal/article/download/10687/4831
Lacy, M. P., Aho, P. W., & Vest, L. R. (1987). Improving feed conversion in broilers: A guide for growers. Circular-Cooperative Extension Service, 793. https://agris.fao.org/search/en/providers/123819/records/6473584853aa8c89630737ce
Leeson, S., & Summers, J. D. (2009). Commercial poultry nutrition. Nottingham university press.
Lestari, G. P., Hermana, W., & Suci, D. M. (2020). Pemberian Eceng Gondok (Eichhornia crassipes), Indigofera sp dan Kangkung (Ipomea sp) sebagai Hijauan pada Ransum Kalkun Berbasis Dedak Padi dan Ransum Komersial terhadap Performa dan Kadar Kolesterol Daging. Jurnal Ilmu Nutrisi Dan Teknologi Pakan, 18(2), 32–37.
Menoh, Y. R., Mulyantini, N. G. A., & Telupere, F. M. (2018). Pengaruh penggunaan pelet daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas var. Ayamurasaki) terfermentasi larutan effective microorganism 4 (EM-4) dalam ransum terhadap performa ayam broiler. TERNAK TROPIKA Journal of Tropical Animal Production, 19(2), 120–138.
Montesqrit, M., & Harnentis, H. (2024). Impact of Processing Black Soldier Fly (Hermetia illucens) Larvae into Meal on Nutritional Value. TROPICAL WETLAND JOURNAL, 10(2), 38–44.
Pond, W. G., Church, D. B., Pond, K. R., & Schoknecht, P. A. (2004). Basic animal nutrition and feeding. John Wiley & Sons. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=JbxmDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=Pond+W.+Church+GDC,+Pond+KR.+1995.+Basic+Animal+Nutrition+and+Feeding.+4th+Edition.+New+York++:+John+Wiley+and+Sons.&ots=9co_Igtmye&sig=0iDaQxSFCQSNOjvmQv86rnYfPok
Rizky, A. (2016). Analisis Usaha dan Strategi Pengembangan Ternak Kalkun Mitra Alam di Desa Sukoharjo I Kabupaten Pringsewu. Universitas Lampung.
Situmorang, N. A., Mahfuds, L. D., & Atmomarsono, U. (2013). Pengaruh pemberian tepung rumput laut (Gracilaria verrucosa) dalam ransum terhadap efisiensi penggunaan protein ayam broiler. Animal Agriculture Journal, 2(2), 49–56.
Sugiarto, B. (2008). Performa ayam broiler dengan pakan komersial yang mengandung tepung kemangi (Ocimum basilicum).
Suprijatna, E., Prayitno, D. S., Ardiningsasi, S. M., & Inayah, A. (2010). Performans produksi dan efisiensi penggunaan protein ransum pada kalkun lokal yang dipelihara secara intensif diberi ransum mengandung daun kobis (Brassica oleracea var capitata) afkir. Seminar Nasional Unggas Lokal Ke VII, Fakultas Peternakan, Universitas Diponegoro., VII, 256–261.
Tadjudin, H. D. S., Shofiah, M. S., Aini, S. A., & Darmawan, A. (2020). Penggunaan dandelion (Taraxacum officinale) dalam pakan terhadap performa kalkun (Meleagris gallopavo). Jurnal Ilmu Nutrisi Dan Teknologi Pakan, 18(1), 19–23.
Tillman, A. D. (1998). Ilmu makanan ternak dasar. (No Title). https://cir.nii.ac.jp/crid/1130000793949852800
Wahyu, J. (1997). Ilmu nutrisi unggas. Gadjah Mada University Press.
DOI: https://doi.org/10.36355/sptr.v7i1.1730
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
1.png)






